RANGKUMAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
Assalamu’alaikum Wr. Wb., Nama saya Fajar Muhammad, Saya Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Semester 5 Program Studi Informatika Fakultas Sains & Teknologi.
Silahkan akses link berikut: Universitas Muhammadiyah Sidoarjo atau Fakultas Sains dan Teknik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Nama : Fajar Muhammad
NIM : 191080200075
Kelas : 5A1-Informatika
POKOK BAHASAN 1
ELEMEN DASAR JAVA
A. Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek
Java adalah salah satu bahasa pemograman yang menggunakan paradigma pemograman berorientasi obyek.Pemograman berorientasi obyek menjadikan object dan class sebagai konsep sentralnya. Jadi dalam pemograman java object dan class menjadi suatu yang paling utama. Java adalah salah satu bahasa pemograman yang tidak tergantung pada operating system (operating system independent), yang sekarang mulai popular dikalangan programmer.
B. Konsep Dasar Variabel
Variabel adalah satuan yang dipakai oleh program sebagai basis untuk penyimpanan data.Penggunaan variable harus terlebih dahulu dideklarasikan nama dan tipenya.
Short
Tipe variable short adalah bilangan bulat 16 bit yang mempunyai jangkauan nilai dari -215 sampai dengan 215-1 atau dari -32768 sampai dengan ±32767.
Long
Tipe variable long adalah bilangan bulat 64 bit dengan jangkauan nilai dari -263sampai dengan 263-1.
Byte
Type variable byte adalahbilanganbulat 8 bit yang mempunyai jangkauan nilai dari 27sampai dengan 27-1 ataudari -128 sampai dengan +127.
Float
Float adalah bilangan real (pecahan, dengan format floating point yang menggunakan tempat penyimpanan 32 bit.Tipe float mempunyai jangkaun nilai dari 3.4e-038 sampai dengan 3.4e+038. Ketelitian float sampai 10 angka dibelakang koma.
Contoh :
Float f1 ;
Float f2 = 0.13f;
Float f3 = 0.34f;
Perhatikan bahwa angka float ditambah suffix huruf f yang berarti float. Hal ini diperlukan karena notasi default untuk tipe variable double. Double
Dobel adalah bilangan real (pecahan) dengan presisi 2 kali lebih baik dari variable float. Dobel membutuhkan 64 bit untuk penyimpanannya yang mempunyai jangkauan nilai dari 1.7e-308 sampai dengan 1.7e+308.
Char
Tipe variable char menyimpan kode Unicode (karakter internasional), karena itu membutuhkan 16 bit
Contoh:
Char c;
Char c1=’c’;
Ch ar c5=’\t’;
Boolean
Variable Boolean berisi dua nilai, yaitu true dan false.Variabel Boolean
dapat diperoleh dari operasi logika seperti perbandingan dua bilangan,
perbandingan dua string, dan lain – lain;
Casting
Casting adalah teknik konversi suatu data tipe ke data tipe yang lain secara
eksplisit. Yang menerangkan kepada compiler bahwa terjadi perubahan tipe variable, sehingga hasilnya harus dikonversi ke tipe variable tersebut.
Contoh :
Int I;
Double d;
Byte b;
I = 250;
D = I; // tidak terjadi kesalahan, penyesuain otomatis
B = I; // terjadi kesalahan, tipe tidak compatible
B = (byte); //tidak terjadi kesalahan, casting dari integer ke byte
Konsep Dasar Array
Array adalah sekumpulan data yang sama tipenya. Isi array dapat diakses melalui index yang dimulai dari 0 sampai dengan jumlah_elemen_array-i.
Tipe_variabel nama_array[];
Contoh
IntMyArr[];
Pada saat didefinisikan (dideklarasikan), jumlah elemen array belum diketahui. Jumlah elemen yang sesungguhnya diciptakan dengan 2. Array MyArr dapat diakses dengan cara sbb;
MyArr[0] = 340;
MyArr[1] = -129;
MyArr[2] = 499;
Array dapat diinialisasi secara otomatis pada saat pendeklarasian dengan caras bb:
IntMyArr[] = {340,-129, 499};
Pada saat runtime jika indeks array yang diakses melebihi jumlah elemen yang ada maka java akan mengeluarkan pesan kesalahan berupa kesalahan runtime error.
Array Multidimesi
Kita dapat mendeklarasikan array lebih dari satu dimensi. Sebagai contoh kita akan membahas array dua dimensi. Untuk array berdimensi lebih dari dua dapat kita analogikan dengan array dimensi dua.Contoh pendeklarasian array dua dimensi:
Double Matrik[ ] [ ];
Menciptakan element array duadimensi
Matrik = new double [2] [3];
Atau dengan cara diciptakan satu persatu (per baris)
Matrik=new double [2] [ ]; // dimensi berikutnya belum disiapkan
Matrik[0] = new double[3];
Matrik[1] = new double[3];
Matrik[0] [0] = 9.5;
Matrik[0] [2] = 10.0;
Matrik[1] [2] = 340.9;
Atau kita dapat menginisialisasi array multi demensi pada saat pendeklarasian dengan cara :
Double Matrik [ ] [ ] ={
{20.5, 10.9, 309.0}
{-8.8, 98.7, 100.0}
POKOK BAHASAN 2
OPERATOR, CONTROL FLOW dan STRING
Operator dan Control Flow adalah jantung dari program Control Flow mempunyai kemampuan untuk mengendalikan jalan dari program. Tanpa Operator dan Control Flow, program tidak akan mampu melakukan banyak hal. Ada beberapa jenis Operator dan Control Flow dalam Java, yaitu:
1. Aritmatika Operator
Java mempunyai operator aritmatika seperti + (penjumlahan), - (pengurangan) ,*(perkalian) , / (pembagian) dan % (modulo). Operator – operator ini berlaku seperti dalam operasi aritmatika.
2. Logika Operator
Ada tiga logika Operator dalam java yaitu:
&& Logika /nd
|| LogikaOr
| LogikaNot
Ketiga operator tersebut dioperasikan terhadap Boolean data tipe yang menghasilkan bolean data type juga (true atau false)
3. Bit per bit operator
Variabel bertipe long, int, short, byte dan char dapat mempunyai operator yang dioperasikan langsung kesusunan binernya (bit atau bit).
4. Relasional
Operator relasional digunakan untuk membandingkan dua nilai. Hasil dari perbandingan tersebut adalah data tipe Boolean (true atau false).
5. Prioritas
Setiap operator mempunyai prioritas sendiri – sendiri, sehingga perhitungan matematika dilakukan sesuai prioritasnya .Lihat contoh dibawah ini :
C = a + b*d;
Akan dijalankan sesuai prioritas yaitu *,+,=
Dibawah ini diberikan table prioritas dari operator, urutan prioritas dari atas ke bawah.Operator yang sama prioritasnya akan dioperasikan dari kanan ke kiri.
POKOK BAHASAN 3
CLASS
Setiap class memiliki dua hal utama. Yang pertama adalah yang kita sebut state/atribut/property. State dalam obyek tidak lain adalah nilai dari setiap variable. Bagian yang kedua adalah tool atau method yang menentukan utility yang dimiliki oleh class
POKOK BAHASAN 4
THREADS
Property unik dari java adalah bahwa Java memberi suport adanya threads. Threads memperbolehkan kita melakukan banyak hal pada waktu yang bersamaan. Threads adalah komponen java yang memungkinkan kita untuk membuat program yang bersifat multitasking programming. Sebenarnya setiap program dalam java selalu menggunakan paling tidak satu thread
Kita bisa membuat aplikasi dan class berjalan dalam threads yang terpisah dengan dua cara, yaitu :
· Mengembangkan dari class Thread (extending class Thread)
· Mengimplementasikan Runnable interface
POKOK BAHASAN 5
EXCEPTION (EKSEPSI)
Eksepsi adalah mekanisme yang memungkinkan program untuk menangkap kondisi-kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan khusus. Eksepsi dapat berupa kesalahan yang terjadi dalam program pada saat run time. Format eksepsi adalah :
Try {
// blok program
. . . . . .
} catch (EksepsiTipe1 e) {
// blok program untuk EksepsiTipe1
. . . . . .
} catch (EksepsiTipe2 e) {
// blok program untuk EksepsiTipe2
. . . . . .
} catch (EksepsiTipe3 e) {
// blok program untuk EksepsiTipe3
. . . . . .
} finally {
// blok program
. . . . . .
}
POKOK BAHASAN 6
JAVA GRAPHICAL USER INTERFACE
Graphical User Interface merupakan antar muka grafis yang memfasilitasi interaksi antara pengguna dengan program aplikasi. Salah satu komponen dalam bahasa pemrograman java untuk membangun GUI adalah Swing. Komponen ini didefinisikan di dalam paket javax,swing. Swing diturunkan dari Abstract Windowing Toolkit dalam paket java.awt. Hirarki dari komponen Swing adalah :
Java.swing.Jcomponent => java.awt.Container => java.awt.Component => java.lang.Object. Object Jcomponent adalah superclass dari semua komponen Swing. Sebagian besar fungsionalitas komponen diturunkan dari superclass ini. Beberapa komponen utama dalam GUI adalah:
1. Containers : merupakan wadah yang berfungsi untuk menempatkan komponen-komponen lain didalamnya.
2. Canvas : merupakan komponen GUI yang berfungsi untuk menampilkan gambar atau untuk membuat progarm grafis. Dengan canvas, kita bisa menggambar berbagai bentuk seperti lingkaran,segitiga,dll
3. User Interface (UI) components : contohnya adalah buttons,list,simple popup menus, check boxes,text fields,dan elemen lain.
4. Komponen pembentuk window : seperti frames, menu bars,windows,dan dialog boxes
Komponen-komponen Dasar User Interface dengan Swing
Berikut adalah beberapa komponen dasar antarmuka pengguna (user interface) yang disediakan oleh Swing :
1. Top level containers : adalah container dasar untuk meletakkan komponen-komponen lain. Contohnya adalah JFrame,Jdialog,dll
2. Intermediate level containers : merupakan kontainer perantara. Umumnya digunakan hanya untuk meletakkan atau mengelompokkan komponen-komponen yang digunakan, baik itu containeratau berupa atomic component. Contoh dari Intermediate level container adalah Jpanel (panel).
3. Atomic component : merupakan komponen yang memiliki fungsi khusus. Umumnya pengguna langsung berinteraksi dengan komponen ini. Contohnya JButton (tombol),JLabel (label),JtextField,JtextArea (area untuk menulis teks),dll
4. Layout Manager Berfungsi untuk mengatur bagaimana tata letak/posisi dari komponen yang akan diletakkan, satu sama lain didalam suatu container. Secara default ada 6 buah layout : BorderLayout,BoxLayout,CardLayout,GridBagLayout & GridLayout.
5. Event Handling : Menangani event yang dilakukan oleh user seperti menekan tombol,memperbesar atau memperkecil ukuran frame,mengklik mouse,mengetik sesuatu dengan keyboard,dll.
Modul Praktikum Pemrograman Berorientasi Objek
PENUTUP
Sekian rangkuman yang bisa saya ambil dari praktikum pemrograman berorientasi objek, semoga ini bermanfaat bagi kita semua dan bila ada salah kata di dalam blog yang saya tulis, saya meminta maaf yang sebesar – besarnya. Sekian dan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar